Rudy Sumardi

Solusi untuk Pertahanan: Senapan Oksigen Tembus Ribuan Meter

Semua berawal dari mimpi, ketika semua karya besar bisa diwujudkan menjadi kenyataan.

02 October 2020 2 menit baca
Solusi untuk Pertahanan: Senapan Oksigen Tembus Ribuan Meter

Senapan Oksigen Tembus Ribuan Meter

Semua berawal dari mimpi, ketika semua karya besar bisa diwujudkan menjadi kenyataan.


Ialah Rudy Sumardi, Bapak dari 5 orang anak yang memiliki hobi merekayasa teknologi, termasuk Senapan Angin. Baginya teknologi sudah jadi bagian dari makanan sehari-hari. Ia selalu memikirkan bagaimana supaya menu masakan menjadi makanan enak dan dinikmati semua orang.

Telah banyak karya yang Rudy ciptakan dan semua ia persembahkan untuk bangsa. "Karena saya orang Indonesia jadi karya saya ini adalah 100% karya anak bangsa Indonesia," timpalnya.


Termasuk rekor dunia MURI pernah ia dapatkan seputar teknologi komunikasi. Pendiri MURI, Jaya Suprana dibuatnya terheran-heran. "Kok bisa berkomunikasi jelas tanpa jarak batas dari HT ke HP secara gratis dengan kualitas suara digital?"

Bapak yang hobinya kuliner ini ternyata gemar dengan Senapan Angin. Sudah ada beberapa karya Rudy dengan kualitas yang bisa disejajarkan dunia.

Keinginan bertemu Menhan


Keiginan Rudy mengusulkan sebuah gagasan "Penghematan Anggaran Pertahanan Negara".

Ia menyampaikan kalau hanya untuk latihandar, der, dornegara tidak perlu mengeluarkan anggaran boros untuk membeli senjata dan pelurunya. Dengan peluru mesiu (api) untuk latihan dipastikan mahal sekali.


"Pakai senapan buatan saya dengan kualitas sama dan sekaligus penghematan anggaran per pelurunya. Juga tidak bahaya karena bukan Senjata Api. (Yakni) Senapan Oksigen yang mampu tembus tembak 1.500 meter per detik berdasarkan hasil Alat Ukur ChronoGraph," pungkasnya.


Air Menjadi Api


Selain itu Rudy pernah berkhayal suatu saat akan mengubah air menjadi api.


Ketika api menyala dan bisa menghidupkan generator, ataupun alat lainnya, rakyat Indonesia tidak perlu susah untuk punya listrik.

Disebutkannya alatnya sudah ia buat. Rencananya akan menjadi rekor dunia MURI berikutnya, namun situasi pandemi Corona jadi tertunda.


Alhasil kesibukannya tersebut ia kesampingkan dahulu, saat ini menyelesaikan alat yang disebutnya Nano Ozon Herbal Anti Virus Corona.


"Saya berharap semoga semua karya saya bisa bermanfaat dan berguna untuk bangsa," tutupnya.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait