Jakarta Hadapi Krisis Air, Teknologi Rudy Sumardi Tawarkan
Ketika ancaman kekeringan membayangi pasokan air bersih Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka opsi mengolah air laut
Sebuah rekayasa teknologi baru terbarukan dengan membuat kompor gas tanpa perlu tabung gas atau pasang gas.
Kompor Jumawa Panas Suhu 400 Derajat
Sebuah rekayasa teknologi baru terbarukan dengan membuat kompor gas tanpa perlu tabung gas atau pasang gas.
Gas kompor adalah kompor yang selalu mengeluarkan gas lebih panas yang suhunya mencapai 400 derajat. Lebih panas dari kompor gas yang panasnya hanya 180 derajat.
"Terlihat dan dapat di buktikan kecepatan memasak air, panasnya luar biasa" ujar Rudy Sumardi sang pencipta Kompor Jumawa dari Pass Engineering dalam penjelasannya, Sabtu (8/10).
Rudy mengingatkan, bahwa kompor ciptaannya ini sebagai kompor alternative bukan menyaingi kompor induksi yang sudah ada. "Ini kompor pengganti gas.
Dengan gas kompor, katanya, hanya butuh waktu 3 menit sedang kan kompor biasa bisa di kisaran 8 menit hingga 10 menit air baru bisa mendidih.
"Dengan menggunakan gas kompor kita sudah dapat mengurangi limbah B3 yang sangat berbahaya," katanya.
Karena, menurutnya, kompor ini bisa hidup dan mengeluarkan gas dengan bahan bakar oli bekas atau minyak goreng bekas pakai.
"Api nya sangat panas dan berwarna biru hingga sangat membantu untuk sebagai kompor alternatif jika gas 3kg benar-benar akan hilang di pasaran," tuturnya.
Rudy Sumardi sebagai pembuat dan pencipta gas kompor ini berniat untuk memproduksi sekala besar dengan menggandeng pihak yang dapat mengapresiasi karya terbaik anak bangsa.
Ketika ancaman kekeringan membayangi pasokan air bersih Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka opsi mengolah air laut
Sempat ramai Nikuba, baru-baru ini geger penemuan baru air bisa jadi bahan bakar untuk motor dan mobil.
Sedang ramai diperbincangkan tentang kendaraan yang hanya menggunakan air sebagai bahan bakar mesinnya.